teori dasar ilmu faroid

Apakah Ilmu faroid itu?

Ilmu faroid adalah sebuah cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang aturan pembagian warisan seseorang yang telah meninggal dunia kepada ahli warisnya yang masih hidup baik harta ataupun hak-haknya yang legal sesuai syariat islam.

Teori dasar ilmu faroid

Dalam ilmu faroid kita akan memahami apa yang di maksud dengan harta waris, siapakah yang berhak menerimanya, apa penyebab mendapatkan warisan dan penyebab tidak mendapatkan warisan sehingga harta yang diperoleh dipastikan menjadi harta yang halal untuk dimanfaatkan dalam kehidupan

Apakah pentingnya mempelajari ilmu waris islam?

Ilmu faroid sangatlah penting bagi setiap orang baik muslim ataupun non muslim. Kepentingannya adalah :

  1. Penghalalan kepemilikan. Karena dengan pembagian harta warisan yang menggunakan ilmu faroid dapat dipastikan bagi seseorang akan kehalalan harta yang di dapatnya. Pembagian warisan tanpa ilmu faroid adalah pendapatan tidak halal.
  2. Lebih adil. Dengan ilmu faroid pembagian harta warisan akan menjadi lebih obyektif dan adil karena pembagiannya langsung dilakukan oleh Allah swt yang maha kaya yang dijelaskan dalam al-qur’an yang diturunkannya.
  3. Menghindari fitnah dan perebutan harta warisan bahwa dengan ilmu faroid maka pembagian harta warisan tidak akan menimbulkan fitnah dan pertengkaran keluarga. Pertengkaran antar keluarga dalam masalah pembagian warisan hanyalah karena pembagian yang subyektif dan cenderung mengikuti selera hawa nafsu masing-masing anggota keluarga saja.

Dengan pembagian warisan yang menggunakan ilmu faroid maka setiap ahli waris akan mendapatkan hak mereka sesuai dengan ketentuan Allah swt.

Namun perlu kita catat bahwa penggunaan ilmu faroid dalam pembagian warisan harus dilakukan oleh SDM yang memahami secara mendalam akan ilmu tersebut

Apakah hokumnya tidak menggunakan ilmu faroid dalam pembagian harta waris keluarga alias hanya berdasarkan kesepakatan?

Membagi harta waris dengan kesepakatan adalah hal yang subyektif. Ini  merupakan salah satu bentuk mengikuti hawa nafsu dalam mengambil sebuah kebijakan.

Oleh karenanya tidak menggunakan ilmu faroid dalam pembagian harta warisan hukumnya adalah haram.  Kenapa?

Karena menggunakan aturan pembagian warisan sesuai al-qur’an itu hukumnya wajib dan meninggalkan perkara wajib hukumnya haram.

Begitu juga haramnya meninggalkan ilmu faroid dalam pembagian harta warisan disebabkan oleh efek negative yang dipastikan akan timbul baik cepat ataupun lambat yaitu terjadinya perselisihan dan pertengkaran serta fitnah dalam sebuah keluarga antara saudara kandung itu sendiri.

Menghindari fitnah adalah wajib dan mengundang fitnah hukumnya haram. Maka meninggalkan ilmu faroid dalam pembagian harta warisan adalah haram.

Begitu juga membagi warisan dengan kesepakatan keluarga saja atau kebijakan orang yang dituakan saja maka hukumnya haram dan perolehan harta warisan dengan kesepakatan atau kebijakan sesepuh yang dituakan adalah perolehan harta yang haram juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *