Politik Uang Dalam Al-Quranul Karim  – Politik uang adalah penggelontoran uang dalam bentuk asli mata uang atau bantuan sembako atau bantuan kesehatan atau bantuan lainnya kepada orang-orang yang memiliki hak pilih dalam sebuah pemilihan umum atau pemilihan presiden atau pemilihan kepala daerah dengan syarat mereka yang mendapatkan gelontoran uang dan sejenisnya itu harus memilih calon yang dimaksud oleh pihak yang menggelontorkan uang.

Politik Uang Dalam Al-Quranul KarimPekerjaan seperti itu adalah strategi yang telah lama dilakukan oleh orang-orang kafir atau munafiq. Dalam pertempuran bersenjata dengan pasukan mukmin mereka siap menggelontorkan kekayaan mereka demi memenangkan pertempuran itu. Begitu juga dalam pertempuran politik non militer orang kafir dan munafiq selalu menggunakan strategi politik uang demi memenangkan percaturan politik dengan segala cara.

Ternyata POLITIK UANG itu telah diceritakan dengan detail oleh Allah swt di dalam kitab suci al-qur’an sebagai strategi baku kaum kafir dan munafiq dan sebagai bentuk kecurangan mereka untuk memenangkan persaingan atau pertempuran.

Mari perhatikan ayat berikut :

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ (36) لِيَمِيزَ اللَّهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَيَرْكُمَهُ جَمِيعًا فَيَجْعَلَهُ فِي جَهَنَّمَ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Al-anfal 36-37

Artinya : sesungguhnya orang-orang kafir itu akan terus menggelontorkan harta benda mereka (mata uang dan lainnya)untuk mencegah masyarakat dalam menjalankan ajaran Allah swt, mereka akan terus menggelontorkan harta mereka hingga menjadi bangkrut dan ludes. Setelah itu mereka dapat dikalahkan di dunia dan di dikumpulkan di dalam neraka jahannam saat mereka mati. (36) (banyak orang yang senang menerima gelontoran uang itu) dengan demikian Allah swt menyaring orang orang yang kotor hatinya dari orang-orang yang bersih hatinya. Lalu Allah swt mengumpulkan orang-orang yang kotor hatinya itu menjadi satu kelompok yang terikat satu sama lain. Lalu pada hari kiamat nanti Allah mengumpulkan mereka itu bersama-sama di dalam neraka jahannam. Itulah kerugian terbesar untuk mereka. (37)

Sungguh luar biasa, ternyata politik uang itu telah di lekatkan dengan orang-orang kafir. Orang kafir itu identik dengan kecurangan dan politik uang sepanjang zaman di berbagai belahan bumi ini termasuk di Jakarta Indonesia ini.

Untuk para pejuang kebenaran

Dengan penjelasan yang gamblang tentang politik uang ini maka para pejuang kebenaran tidak perlu risau dan galau. Orang yang memperjuangkan kebenaran “tidak mungkin” menggunakan cara-cara kotor dan curang seperti yang dikerjakan oleh orang kafir itu.

Orang –orang yang memperjuangkan kebenaran itu pasti menggunakan cara dan strategi yang bersih untuk memenangkan kebenaran itu. Orang-orang yang memperjuangkan kebenaran tidak akan mau untuk menerima berbagai bentuk sogokan dari kelompok kafir dan munafiq.

Orang-orang yang memperjuangkan kebenaran itu tetap optimis dengan pertolongan Allah swt. Orang-orang yang memperjuangkan kebenaran itu sangat yakin bahwa ALLAH SWT PASTI BERPIHAK KEPADA MEREKA.

Mari kita perkuat hubungan kita dengan Allah swt. Mari kita tingkatkan ibadah-ibadah kita kepada Allah swt. Mari kita satukan barisan dan langkah kita. Mari kita jauhi kemaksiatan dan pembangkangan diri kita kepada Allah swt. Jika itu semua telah kita laksanakan maka pertolongan Allah swt akan datang dan kemenangan itu akan menjadi kenyataan untuk pejuang dan pembela kebenaran.

Allahu akbar…allahu akbar…allahu akbar..

By : Ustadz Ahmad Bisyri, Lc, MA

(Pendiri & Konsultan Waris Zaid Bin Tsabit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *