Orang-Orang Suci Dalam Kehidupan – Disampaikan dalam Khutbah iedul fitri 1438 H / 2017 M oleh Pembina dan Konsultan Waris Zaid Bin Tsabit H. Ahmad Bisyri Syakur,Lc.MA.

 

الله اكبر/ الله اكبر/ الله اكبر/ الله اكبر/ الله اكبر/ الله اكبر/ الله اكبر/ ولله الحمد

الحمد لله الذي انعم علينا نعمه وأرسل الينا رسله وانزل عليهم كتبه, الذي صدق وعده وأعز جنده وهزم الاحزاب وحده

أشهد أن لا اله ال الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله لا نبي بعده. أرسله بالهدي ودين الحق ليظهره علي الدين كله و كفي بالله حسيبا.

اللهم صل وسلم علي سيدنا محمد وعلي ال سيدنا محمد كما صليت علي سيدنا ابراهيم وعلي ال سيدنا ابراهيم في العالمين انك حميد مجيد.

وارض اللهم عن أربعة الخلفاء الراشدين أبي بكر و عمر وعثمان وعلي وعن بقية الصحابة والتابعين وتابعيهم باحســـــان الييوم الدين.

أيها المسلمون أوصيكم واياي نفسي بتقوي الله وطاعته لعلكم تفلحون.

قال  تعالي:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ    ali imron:102         :

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

Jamaah sholat iedul fitri rahimakumullah

Tidak ada yang pantas dipuja dalam kehidupan ini kecuali allah swt. Dia yang menciptakan kehidupan dan kematian, dia menciptakan kita dan menyempurnakan, dia yang menciptakan alam semesta dan menundukkannya untuk manusia. KepadaNya lah kita bergantung dan hanya untukNya lah kita beribadah dan menyembah.

Shalawat dan salam marilah selalu kita sampaikan untuk manusia pilihan Allah, Muhammad bin Abdillah saw yang telah diutus membawa cahaya Allah yang dapat mengeluarkan manusia dari kebodohan dan kegelapan hidup.

Juga untuk keluarga beliau, para sahabat beliau, para tabi’in, para tabi’it tabi’in dan juga semua orang yang loyal mengikuti beliau hingga akhir zaman.

Sebagai khotib pada kesempatan hari raya idul fitri ini, saya tidak lupa berpesan kepada jamaah seluruhnya agar kita selalu memelihara dan mengokohkan ketaqwaan kita kepada Allah swt agar kita selamat dan tidak tersesat.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

Mungkin sebagaian besar masyarakat kita jika ditanya tentang keberadaan orang suci dalam kehidupan ini akan menjawab tidak ada. Jawaban itu terbangun di  benak seseorang dengan dasar pemikiran bahwa orang suci adalah manusia tanpa dosa dan tanpa cacat, manusia tanpa kekurangan dan manusia tanpa kelemahan.

Sebagian masyarakat yang lain memiliki persepsi bahwa orang suci adalah orang yang tidak kawin dan tidak menikah. Ada juga yang menyangka  bahwa orang suci adalah orang yang tidak mau menikmati materi dunawi. Sebagian yang lain menganggap bahwa orang suci adalah orang yang 24 jam beribadah ritual dan tidak peduli dengan yang lain.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

Namun Al-qur’an menjelaskan bahwa orang suci itu ada dan nyata keberadaannya.  Orang suci bukanlah orang yang tidak kawin, bukan pula yang menjauhi kenikmatan dunia, bukan pula orang sibuk sendiri dengan ibadah tanpa peduli lingkungannya. Orang suci juga bukan manusia tanpa dosa dan kesalahan.

Klaim keberadaan orang-orang suci dalam kehidupan nyata bukanlah klaim tanpa bukti dan argumentasi yang kuat. Keberadaan orang–orang suci dalam kehidupan ini adalah nyata sepanjang zaman hingga hari kiamat.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

ARGUMENT DAN DALIL AKAN KEBERADAAN ORANG SUCI

  1. Mensucikan jiwa dan kepribadian manusia adalah tujuan besar dari diutusnya para nabi dan rasul. (lihat qs: 2/151 dan al-jumu’ah: 2)

كَمَا أَرْسَلْنَا فِيكُمْ رَسُولًا مِنْكُمْ يَتْلُو عَلَيْكُمْ آَيَاتِنَا وَيُزَكِّيكُمْ وَيُعَلِّمُكُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُعَلِّمُكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ (151)

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ (2)

  1. Jika kita menafikan keberadaan orang suci dalam kehidupan nyata maka hal itu berarti kita telah menilai bahwa para nabi dan rasul itu telah gagal dalam mengemban risalah Allah swt. Itu mustahil bagi orang yang beriman.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

SIAPAKAH ORANG SUCI YANG DIMAKSUD OLEH AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH?

Ada beberapa peristilahan di dalam al-quran yang memberikan pengertian tentang orang suci yaitu:

  1. ATTAWABUN yaitu orang yang gemar bertaubat dalam kesehariannya.
  2. AL MUTTAQUN yaitu orang yang selektif dalam setiap urusan kehidupannya.
  3. AL-MUHSINUN yaitu orang yang selalu mencari yang terbaik/ideal dalam segala hal.
  4. AL-MUTATHOHIRUN yaitu orang yang selalu menjaga kebersihan fisik dan badannya.
  5. AL-AWWABUN yaitu orang yang siap untuk ditegur dan dikoreksi serta dinasehati dari kelemahannya.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

AT-TAWWABUN

Orang-orang suci bukanlah manusia tanpa dosa dan tanpa kesalahan. Setiap manusia dipastikan berdosa dan bersalah serta melanggar aturan Allah swt. Nabi saw bersabda: kullu bani adam khotto’ wa khoirul khottoin attawwabun. (HR. AL-HAKIM dari ANAS bin MALIK)

عن أنس بن مالك رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : كل بني آدم خطاء و خير الخطائين التوابون

begitu juga di dalam al-qur’an telah dinyatakan bahwa manusia itu diciptakan dengan kelemahan dan kekurangan. “wa khuliqol insanu do’ifa”.(an-nisa:28)

وَخُلِقَ الْإِنْسَانُ ضَعِيفًا

Kesadaran atas kelemahan diri inilah yang membuat seseorang selalu bertaubat dan memohon ampun atas kesalahan dan kelemahannya. Inilah kesucian hati yang dicintai oleh Allah swt. (al-baqarah :222 dan at-tahrim :8)

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ

Nabi saw mengajarkan: wahai manusia bertaubatlah kalian kepada Allah, sesungguhnya saya ini selalu beristighfar sebanyak 70 kali dalam sehari. (HR.Ahmad dari Abu Hurairah)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنِّي لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً ، وَأَتُوبُ إِلَيْهِ.

Atas kekhawatirannya telah menzolimi seseorang dalam menjalankan tugas kenabian, rasulullah saw  mengumumkan iqtisos yaitu memberi kesempatan untuk balas dendam kepada kepada orang lain terhadap dirinya sendiri.

Nabi saw berpidato: jika seseorang telah aku zolimi hartanya, inilah hartaku dan ambillah darinya. Jika seseorang telah aku zolimi kehormatan dan harga dirinya, inilah kehormatan diriku dan rusaklah darinya. Jika seseorang telah aku sakiti badan dan fisiknya, inilah badanku dan silahkan sakiti badanku. Demi Allah …saya tidak ingin untuk bertemu Allah dalam kondisi telah menzolimi seseorang diantara kalian…..hadirinpun berderai air mata… (HR.Tobroni dari Jabir bin Abdullah dan Abdullah bin ‘Abbas)

فَقَالَ لَهُمْ : ” مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِينَ ، أَنَا أَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ وبِحَقِّي عَلَيْكُمْ ، مَنْ كَانَتْ لَهُ قِبَلِي مَظْلَمَةٌ فَلْيَقُمْ فَلْيَقْتَصَّ مِنِّي ” ، فَلَمْ يَقُمْ إِلَيْهِ أَحَدٌ

Subhanallah….inilah orang suci dalam pandangan Al-qur’an, orang yang selalu bertaubat dalam kesehariannya.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

Begitu juga yang dilakukan oleh Abdullah bin Mas’ud tatkala beliau menyebut “ibnussauda’” kepada Bilal bin rabah.  Beliau sangat menyesali ucapan pelecehan itu. Ibnu mas’ud pun meletakkan wajahnya di tanah dan berkata kepada Bilal, wahai bilal…injaklah wajahku ini. Sungguh…Aku tidak akan mengangkatnya dari tanah kecuali engkau telah menginjaknya. Sungguh aku….lebih hina dari dirimu.

Subhanallah…inilah orang suci dalam pandangan Al-qur’an, orang yang selalu bertaubat dalam kesehariannya.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

AL-MUTTAQUN

Bertaqwa artinya menjaga diri dan berhati-hati. Menjaga diri dari segala keburukan dan kerugian. Menjaga diri dari murka dan siksa allah swt. Sikap selektif adalah sikap paling tepat dalam menjaga dan melindungi diri dari segala keburukan dan kerugian tersebut.

{ يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله حقَّ تقاته } وهو أَنْ يُطاع فلا يُعصى ، ويُذكر فلا يُنسى ، ويُشكر فلا يُكفر

Orang-orang suci dalam kehidupan ini adalah orang yang selalu selektif dalam setiap urusan kehidupan. Selektif dalam memilih dan selektif dalam mengambil keputusan. Tidak sembarangan dan tidak sembrono dalam melakukan sesuatu.

إن أكرمكم عند الله أتقاكم

Artinya: orang yang paling dimuliakan Allah swt diantara kalian adalah orang yang selektif dan berhati-hati.

Begitu juga rasulullah saw telah menggariskan bahwa beliau adalah standar ketaqwaan untuk semua orang yang menginginkan kesucian.

وَاللَّهِ إِنِّى لأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَخْشَاكُمْ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَعْلَمَكُمْ بِمَا أَتَّقِى

Artinya : Demi Allah …akulah orang yang paling tunduk kepada Allah dan paling tahu tentang batasan taqwa/kehati-hatian. (HR. MUSLIM, ABU DAUD dan AHMAD)

Sebagai warga negara yang baik seseorang akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum. Maka orang-orang yang suci hatinya dalam berpolitik tidak sembarangan memilih seorang wakil rakyat di DPR dan DPRD. Tidak mau dibayar dengan materi untuk memenangkan calon tertentu. Tidak sembarangan dalam memilih gubernur, bupati dan walikota. Bahkan tidak sembarangan dalam memilih seorang ketua RT/RW…

Bertaqwa dalam politik juga ditunjukkan dengan tidak sembarangan dalam memilih presiden dan wakil presiden.

Orang-orang suci dalam kehidupan ini tentu orang yang selektif dalam makan dan minumnya, selektif dalam berbisnis, selektif dalam urusan-urusan hukum, sosial dan privat.

Orang-orang suci dalam kehidupan ini adalah orang yang selektif dalam mencari rizki, selektif dalam mencari jodoh, selektif dalam mencari status sosialnya.

Orang-orang suci akan selalu menjadikan halal dan haram sebagai acuan dalam memilah dan memilih segala sesuatu dalam kehidupan. Orang-orang suci tidak menjadikan selera, hawa nafsu, kepentingan pragmatis sebagai acuan dalam memilih dan memilah segala urusan.

Dalam mencari jodoh, orang-orang suci tidak menjadikan bagusnya paras wajah sebagai patokan. Dalam mencari rizki, orang-orang suci tidak menjadikan banyak dan sedikitnya perolehan materi sebagai patokan. Pekerjaan yang tidak menghalangi ibadah harian dan kehalalan pekerjaan serta lingkungan pergaulan adalah patokan untuk mencari tempat kerja sebagai sarana mendapatkan rizki.

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

AL-MUHSINUN

Yaitu orang yang selalu mencari yang terbaik, selalu berbuat yang terbaik/ideal dalam segala hal. Melaksanakan hal terbaik artinya mengikuti semua perintah Allah swt. (tafsir al-wajiz)

وهم الذين يطيعون الله فيما أمر

Al muhsinun dapat juga kita terjemahkan dengan orang yang idealis atau perfect.

Orang-orang suci adalah orang yang idealis dan tidak pragmatis. Orang-orang suci tidaklah menjadikan kepentingan sesaat sebagai acuan dalam perbuatan yang dilakukannya.

Sebagai contoh: memiliki banyak anak memang merepotkan, cukup membebani financial orang tua. Sedikit anak (2 anak cukup) memang meringankan beban fisik, financial dan waktu berkarir orang tua. Namun al-muhsinun akan memilih untuk memiliki anak dan keturunan yang banyak dengan sebuah idealisme bahwa anak akan menjadi harapan di masa depan. Anak akan mendoakan, anak akan melanjutkan perjuangan dan sebagainya.

Orang-orang suci akan menahan rasa sakit, penderitaan dan kesusahan sesaat untuk dapat meraih kebahagiaan yang kekal. Al-muhsinun siap mengorbankan harta, kedudukan dan nyawa untuk mendapatkan surga Allah swt.

Para muhajirin adalah orang-orang suci karena berfikir idealis dengan menahan segala kepedihan hidup dan kesulitan hidup demi mendapatkan surga yang dijanjikan oleh Allah swt.

Penduduk madinah atau kaum ansor adalah orang-orang suci karena mereka berfikir idealis dengan kesiapan mereka untuk menanggung beban moril dan materil dari kehidupan para muhajirin di kota madinah demi mendapatkan surga yang dijanjikan oleh Allah swt.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

AL-MUTATOHHIRUN

Al mutathohhirun artinya orang yang selalu membersihkan fisik dan badannya. Kebersihan hati akan membuat seseorang peduli dengan kebersihan fisiknya. Islam mengajarkan kesucian hati dan kesucian fisik pada waktu yang sama.

Banyak ayat qur’an yang mengajarkan kebersihan fisik seperti wudhu, mandi, istinja dan spirit untuk kebersihan fisik. Begitu juga dengan pengajaran langsung dari teladan nabi Muhammad saw yang selalu peduli dengan kebersihan fisik beliau.

Sebagai contoh: rasulullah saw menggosok gigi (bersiwak) sebanyak 7 kali dalam sehari, 5 kali setiap sebelum sholat dan 2 kali setelah dan sebelum tidur. Beliau juga selalu membersihkan kemaluannya setelah berhubungan intim dengan istri-istri beliau. Beliau juga selalu menggunakan minyak wangi, selalu menyisir rambut, selalu berpakaian bersih.

Rasulullah saw juga mengajarkan untuk memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak dan mencukur kumis.

Subhanallah ….kebersihan fisik yang sempurna.

Orang-orang suci tidak hanya menjaga kebersihan fisiknya. Mereka juga menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya. Tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai atau aliran air lainnya. Tidak membuang limbah pabrik sembarangan. Tidak membuang kotoran ternak ke tempat sembarangan. Tidak membuang bangkai tikus di tengah jalan.

Orang-orang suci selalu menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan sekitarnya.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

AL-AWWABUN

Al-awwabun artinya orang yang siap menerima teguran, nasehat dan koreksi dari Allah swt dan rasulNya. Mereka akan kembali pada kebenaran dan jalan lurus yang ditunjukkan oleh Allah swt dan rasulNya. { لِكُلّ أَوَّابٍ } أيْ رجّاع إلى الله تعالَى

Orang-orang yang bersih hatinya adalah orang-orang yang siap menerima koreksi dari allah dan rasulNya atas kesalahan dan kelalaian. Mereka adalah orang-orang suci yang dicintai oleh Allah swt. (qoof:31-32)

وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ غَيْرَ بَعِيدٍ (31) هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ

Di dalam al-qur’an, Allah swt menyebut para nabi dan rasul yang diutus sebagai hamba-hamba yang awwabun. Hal ini sejalan dengan keyakinan yang sudah kita miliki bahwa para nabi dan rasul adalah ma’sum atau terlindungi dan terproteksi oleh Allah swt. Ma’sum tidak berarti tanpa salah. Namun ma’sum berarti cepat mendapat koreksi atas kesalahan yang dilakukan oleh para nabi dan rasul itu.

Sebagai contoh: nabi Adam melakukan kesalahan dengan memakan buah khuldi yang terlarang lalu Allah swt segera mengoreksinya. (al-a’raf:23)

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Nabi Musa melakukan kesalahan dengan menganggap dirinya paling hebat lalu ditegur oleh Allah swt dan diperintahkan untuk belajar dari “abdun soleh” nabi Khidir. (al-kahfi:65-67)

فَوَجَدَا عَبْدًا مِنْ عِبَادِنَا آَتَيْنَاهُ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَعَلَّمْنَاهُ مِنْ لَدُنَّا عِلْمًا (65) قَالَ لَهُ مُوسَى هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَى أَنْ تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا (66) قَالَ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا (67)

Dan para nabi dan rasul yang lain pun melakukan kesalahan lalu mendapat teguran lalu memperbaiki kesalahan.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

Inilah potret dan pengertian dari orang-orang suci yang dimaksud di dalam Al-qur’an dan sunnah. Para nabi di utus untuk membentuk pribadi-pribadi suci nan mulia yang memiliki kedudukan dan derajat tinggi di mata Allah swt. Para nabi telah melakukan tugas mereka dengan baik. Para nabi saw sudah melahirkan generasi-generasi suci yang selalu menjadi cermin dan teladan seluruh ummat manusia.

Generasi sahabat nabi saw adalah orang-orang suci dalam pengertian Al-qur’an. Mereka disebut sebagai khoiru ummah.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

DAMPAK HATI YANG KOTOR TERHADAP KEHIDUPAN YANG LUAS

Berbagai permasalahan kehidupan yang mereka hadapi dapat diselesaikan dengan mudah berkat kesucian hati mereka. Masalah politik, bisnis dan ekonomi, sosial, moral dan prilaku, hukum dan hubungan internasional dapat diselesaikan secara bermartabat dan elegan.

Ketika kita mengeluhkan banyak permasalahan kehidupan modern yang tak kunjung selesai, kita tidak pernah mau mencari solusinya dalam ajaran islam. Padahal tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan dalam kehidupan ini.

Tidak selesainya permasalahan manusia modern disebabkan kotornya hati dan jiwa manusia di zaman ini. Kisruh politik itu akibat hati politikus yang kotor.

Kesenjangan ekonomi itu akibat kotornya hati para pelaku bisnis dan financial.

Dunia pendidikan yang amburadul dan tidak melahirkan generasi terbaik itu adalah akibat para guru yang hatinya kotor.

Penegakan hukum yang tebang pilih dan tidak adil terhadap warga masyarakat adalah buah kotornya hati para penyelenggara pemerintahan dan para penegak hukum itu sendiri.

Pengawasan yang tidak efektif terhadap lembaga-lembaga pemerintahan adalah bukti kotornya pejabat-pejabat pengawasan itu sendiri.

Semua kekecauan sosial yang terjadi penyebabnya adalah kotornya hati masyarakat.

Lingkungan kotor adalah potret kotornya hati masyarakat. Got-got yang mampet, sungai-sungai yang menjadi dangkal dan sempit adalah buah pekerjaan masyarakat yang hatinya kotor.

Banjir dan berbagai musibah yang terjadi adalah buah kotornya hati masyarkat.

Kemacetan lalu lintas adalah potret kotornya hati masyarkat.

 

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد

Mari bersihkan hati masyarkat sebelum membersihkan lingkungan mereka.

Mari bersihkan hati para guru dan tenaga pendidikan niscaya ilmu mereka akan bermanfaat untuk anak didik dan generasi mendatang.

Mari bersihkan hati para politikus niscaya dinamika perpolitikan bangsa ini akan sehat dan sportif.

Mari bersihkan hati para pebisnis niscaya dunia ekonomi akan berkembang pesat dan masyarakat akan sejahtera dan makmur.

Masalah keamanan, kemiskinan, pendidikan , moral hazard dan kesenjangan sosial akan mudah diselesaikan jika  -presiden, jaksa agung, anggota legislatif, para pejabat pemerintah dan para tokoh partai politik, para tokoh masyarakat serta rakyat banyak itu-  benar-benar memiliki hati yang bersih.

Jadikan diri kita sebagai orang yang gemar bertaubat niscaya hati ini menjadi bersih.

Jadikan diri kita sebagai orang yang selektif/taqwa niscaya hati ini menjadi bersih.

Jadikan diri kita sebagai orang yang mutatohhir niscaya hati ini menjadi bersih.

Jadikan diri kita sebagai orang yang idealis/muhsin niscaya hati ini menjadi bersih

Jadikan diri kita sebagai orang awwabin/siap dikoreksi niscaya hati menjadi bersih

بارك الله لي ولكم في القران الكريم و نفعني واياكم من الايات والذكر الحكيم

وتقبل مني ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم…..فاستغفروه انه هو الغفور الرحيم

Semoga bermanfaat dan mencerahkan.

Wallahu’alam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *