Bolehkah Menunda Pembagian Warisan

Bolehkah Menunda Pembagian Warisan – Menunda pemecahan harta warisan adalah hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat, karena hal itu telah menjadi kebiasaan maka menunda pemecahan warisan telah dianggap sebagai hal yang positif, bermanfaat dan tidak bermasalah.

 Bolehkah Menunda Pembagian WarisanPerlu saya jelaskan bahwa menunda pemecahan harta warisan adalah perbuatan yang melanggar aturan syariat dalam pembagian warisan dan perbuatan yang beresiko tinggi secara realita.

Pertama: di dalam banyak ayat al-qur’an dan hadist nabi saw kita diajarkan untuk selalu bersegera melakukan kebaikan dan mendatangkan maghfiroh dari Allah swt.

Membagi harta warisan keluarga yang telah wafat adalah suatu perintah kebaikan dalam surat annisa 11-14, maka menyegerakan pemecahan harta warisan adalah sebuah perintah Allah swt dan menunda perintah penyegeraan adalah sebuah larangan sebagai mafhum mukholafahnya. Menyegerakan perintah akan mendapat balasan nikmat surge dan menunda kebaikan berarti menghilangkan nikmat tersebut.

Kedua : Di dalam hadist nabi saw yang diriwayatkan oleh ibnu Majah dari muhahhad bin umar bin Ali bin Abi Thalib disebutkan:

« لاَ تُؤَخِّرُوا الْجِنَازَةَ إِذَا حَضَرَتْ ».

Artinya : janganlah kalian tunda pengurusan jenazah yang hadir itu.

Hadist di atas memerintahkan kepada ummat islam khususnya keluarga dan tetangga terdekat untuk menyegerakan pengurusan jenazah.

Mengurus jenazah berarti mengurus fisik dan kekayaan seseorang. Mengurus fisiknya agar tidak membawa fitnah dan mengurus kekayaannya pun agar tidak membawa fitnah.  Oleh karena itu, kita dapat mengambil pelajaran bahwa mengurus harta warisan termasuk kedalam pengurusan jenazah tersebut. Maka memecah harta warisan sesegera mungkin adalah ketaatan terhadap hadist tersebut.

Adapun resiko tinggi yang akan terjadi jika pembagian warisan itu ditunda-tunda adalah:

  1. Memakan hak orang lain dengan cara yang bathil.
  2. Nilai asset akan mengalami fluktuasi.
  3. Akan ada ahli waris lain yang meninggal dunia sehingga menambah beban pembagian warisan.
  4. Kemungkinan terjadinya bencana atas asset warisan.

Harus saya jelaskan juga bahwa tidak ada waktu tertentu untuk memecah harta warisan, namun untuk menunda pemecahan harta warisan dengan alasan yang dibuat-buat dan alasan yang tidak sesungguhnya juga merupakan suatu dosa besar.

Segerakan pengurusan jenazah..! artinya jika tidak ada halangan yang berarti untuk menyelesaikan warisan simayit maka lakukanlah segera dan janganlah mencari-cari alasan untuk menundanya. sebagaimana anda memahami penyegeraan memandikan jenazah, mengkafani jenazah dan menguburkan jenazah begitulah hendaknya anda memahami penyegeraan pengurusan kekayaan jenazah. Wallahu’lam.

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *