9 kelompok pembuat makar terhadap nabi shaleh

Kisah 9 Kelompok Profesional Zaman Nabi Shaleh – Alhamdulillah sampai pada hari ini Allah masih memberikan kita taufik serta hidayahnya kepada kita sekalian sehingga kita masih bisa terus belajar dan mengkaji Al-Qur’an sebagai pedoman dan panduan hidup kita.

9 kelompok pembuat makar terhadap nabi shalehPada tulisan kali ini kita akan belajar dari kisah Nabi Shaleh As dalam surat An-Naml Ayat 48-52, memandang kehidupan ini secara utuh dari kisah nabi shaleh dan kaum tsamud

Kita garis bawahi kata tis’atu rohtin Pada ayat 48 surat An-Naml yang bermakna 9 kelompok. siapa 9 kelompok ini? apakah dia dalam bentuk partai? atau dalam bentuk organisasi? secara detail tidak disebutkan namun yang perlu dicatat adalah 9 kelompok ini merupakan kelompok yang sangat profesional, memiliki pengaruh dan pendanaan yang luar biasa. Mari kita lihat Apa latar belakang Nabi shaleh dimusuhi? mereka merencanakan pembunuhan Nabi Shaleh itu dengan jargon bahwasanya kondisi buruk yang terjadi di negri ini disebabkan oleh Nabi shaleh. Isu ini dihembuskan dengan sangat halus serta profesional dalam melakukan perusakan atau pembunuhan. Mereka memiliki kemampuan dalam memanipulasi data dan mampu membuat strategi yang aman dari hukum. Sebagaimana ditegaskan dalam Surat An-Nahl tentang sifat 9 kelompok ini yaitu membuat kerusakan dibumi dan tidak ada sama sekali kebaikan yang mereka lakukan

Perencanaan pembunuhan kepada orang beriman dengan pimpinan Nabi Shalih itu perencanaan yang luar biasa dan sangat matang serta dilakukan oleh 9 kelompok yang sangat profesional. Perencanaan yang sangat matang dengan menguasai semua lini mulai dari penegakan hukum, ekonomi dan lini-lini lain.

Gimana akhir dari kisah rencana pembunuhan oleh 9 kelompok kepada orang beriman yang dipimpin oleh Nabi Shaleh? apakah mereka berhasil? Ternyata rencana yang sudah sangat … sangat matang dan sudah siap action gatot alias gagal total sesuai dengan ayat 50 dan 51. “Dan mereka membuat tipu daya dan kamipun menyusun tipu daya, sedangkan mereka tidak menyadari (27 : 50). “Maka perhatikanlah bagimana akibat dari tipu daya mereka, bahwa kami membinasakan mereka dan kaum mereka semua” ( 27: 51).

Nabi Shaleh tidak memiliki pasukan perang yang kuat, tidak memiliki media, dan juga tidak memiliki penegak hukum yang siap membelanya namun 9 kelompok profesional yang berencana membunuh pengikutnya yang beriman dan nabi shaleh sendiri hancur lebur. Allah Swt memberikan pertolongan kepada Nabi Shaleh dan umatnya. 9 kelompok ini hancur dengan sendirinya, mereka hancur sendiri, tanpa melalui orang beriman melalui pertempuran.

Bagaimana menghadirkan makrullah menjadi Nasrullah? dalam ayat 53 disebutkan bahwa guna menghadirkan pertolongan Allah adalah mengencangkan ikatan keimanan dan ketaqwaan yaitu dengan tidak berkata hal yang memicu kemarahan Allah, makan yang halal,bertindak yang benar dan berpikir yang lurus.

Semua kisah dalam Al-Quran pada hakekatnya adalah pengulangan sejarah, kisah-kisah yang ada akan berulang di setiap zamannya, yang membedakan hanya pelaku dan zaman-nya saja, pada hakekatnya sama. Gimana dengan zaman sekarang? silahkan di simpulkan masing-masing

Walohu’alam bishowab

Disampaikan pada Kajian Pagi oleh Ustadz Ahmad Bisyri, Lc, MA dan ditulis ulang oleh Muslimin Watasiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *